[Day#6] Satu Dari Sejuta Orang yang Bisa Kaya Dia, Siapa?

Pernah denger Christopher Ulmer? Oke, belom. 

Kalo video di bawah ini udah pernah liat belum?

https://youtu.be/4UZ_lWr028o
Ya, video tentang seorang guru yang memberikan pujian lengkap kepada masing-masing muridnya ini viral banget di internet. 

Sebagai (mantan) seorang pendidik, apa yang Ulmer lakukan bikin merinding. Saya jadi ingat, sekitar 2007 ketika mengajar di sebulah sekolah alam, kegiatan serupa pernah dilakukan. 

Saat jam pulang sekolah, murid-murid kelas 5 yang saya ajar berbaris sambil duduk. Satu per satu saya sentuh kepalanya dan didoakan dengan hal positif. Ternyata hal simpel ini sangat disukai oleh mereka. Ajaibnya, perilaku mereka berangsur membaik dari hari ke hari. 

Melihat Ulmer di video itu mengingatkan saya bahwa tiap anak itu istimewa. Dulu saya diajari, sebelum masuk ruang kelas untuk mengajar, ingat bahwa di tiap kening anak-anak itu ada bintang. Ada potensi. Hal ini dilakukan agar kita sebagai guru gak terjebak stigma atau label yang dibuat sendiri. 

Apa yang Ulmer lakukan lebih luar biasa. Ia yang biasa disapa Mr. Chris, mengajar anak-anak berkebutuhan khusus. Pengalamannya membawa ia ke dalam misi yang lebih besar. Ia ingin menyebarkan pesan kepada dunia tentang penerimaan yang tulus bagi special needs. Ia percaya, penerimaan dunia akan oeberadaan mereka yang setara dengan manusia pada umumnyalah yang membuat potensi mereka keluar dengan sempurna. 

Dan ia memulai proyeknya dengan sebuah iPhone retaknya. 

Merekam video ketika bersama muridnya. Menyebarkan ke internet. Dan membuat ulasannya dalam proyek bernama “Special Books from Special Kids”. Kalian juga bisa ikutin kegiatannya di laman FB dengan nama proyek tersebut. 

Ia bersama pacarnya Alyssa serta anjing adopsinya “Noddle” berkeliling dunia. Menyambangi satu per satu anak-anak dan juga orang dewasa berkebutuhan khusus yang ingin berbagi cerita dari sudut pandangnya. Keren ya. 

Gak ada satupun dari video yang dia unggah yang nggak bikin terenyuh. Suweer deh. 

Hal yang khas dari Ulmer adalah sinar matanya ketika bercengkrama dengan “model” di videonya. Apa ya, sinar yang tulus dan hangat. Terasa banget pesan utama yang ia usung: mereka sama serunya kok dengan kita semua. 

Hal yang mengagumkan selain gak banyak orang yang mau dan sanggup menjalani peran kaya dia adalah, Ulmer mampu membuat ‘jembatan’ yang smooth dengan anak-anak special needs. Selalu menemukan cara untuk akhirnya bisa berkomunikasi. Ini gak gampang loh. 

Bahkan, ada sebuah video (linknya nanti ya, lagi demam jadi belum sempet tempelin di blog) Ulmer berinteraksi dengan penderita cedera otak. Ia hanya bersentuhan. Tapi menemukan bonding satu sama lain. Magic. 

Ada juga ketika ia bersama anak autis yang hanya mau bicara tentang bentuk benda. Seperti persegi, segitiga, dan sebagainya. Tapi Ulmer cerdas membangun komunikasi lebih luas menggunakan “level” mereka. Keren. 

Iya, saya mengagumi Mr. Chris. Selain ganteng (eh), jago main gitar, dia visioner sekaligus menginspirasi. 

#30DaysWritingChallange

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s