[Day#1] 5 Efek Wabah Media Sosial

neg

Wabah media sosial!

Aselik. Saya suka menambahi kata “wabah” di depan media sosial. Layaknya penyakit, media jenis ini apapun platform-nya diikuti gejala-gejala yang akan dirasakan oleh siapapun penggunanya. Ya, Facebook, Twitter, Path, Periscope, well… you name it.

Saya sendiri ‘intim’ dengan tiga media sosial yang disebut di awal. Lainnya? Sekadar download, utak-atik beberapa saat, bosan, lalu putus hubungan. Ditengok aja males, macam liat mantan. #eh

Oke, ini adalah gejala yang saya rasakan sendiri setelah menjadi ‘pesakitan’ akibat media sosial.

1. Membajak Waktu

Oh, ini enak banget deh rasanya menjadikan media sosial sebagai kambing hitam mowahahahha. Sebetulnya bukan salah medsos 100% sik. Kebetulan, saya yang mudah nyandu eh kok klik banget sama keriaan di medsos. Hasilnya? Jam-jam yang terbang cuma untuk kepo, komen, haha-hihi, dan sensasi yang serupa itu lah. Ujungnya mirip: nyesel gak ngapa-ngapain pas udah liat jarum jam. Ah elaaaah….

2. Memicu Iri Hati, Dengki, dan Neraka-able

Jadi gini, perpaduan antara kepo + medsos = iri hati dan dengki. Lalu, jika diteruskan akan merambah pada kelakuan yang mendekatkan kita pada neraka jahanam dengan api yang menyala-nyala. Hahaha, lebay sih. Cuman serius deh. Serakan foto dan momen-momen indah para handai taulan dan teman-teman yang indah sentosa sejahtera menjadikan saya sering “terjebak” pada kebiasaan buruk: MEMBANDING-BANDINGKAN. Padahal kan ya, kalo lagi sholeh suka sadar kudu banyak bersyukur. Tapi…tapi…tapi… sesekali khilaf. Hihihihi.

3. Hidup dalam Gelembung Sendiri

Ini baru disadari saat Air udah mulai pinter protes. Saya sering asyik sendiri sama ponsel, sementara Air minta perhatian trus ga berasa aja nyuekin atau setengah hati merhatiin. Salah siapa? Medsos? Temen-temen medsos? *gaya AADC*

Kesadaran selanjutnya hadir ketika ngerumpi bareng sambil makan dengan teman-teman, eh pada asyik dengan ponsel masing-masing. Salah siapa? Medsos? Temen-temen medsos? Hihihi. Pernah ngalamin juga, gak? Kalo iya rasanya lucu ya. Semacam pepatah: “Mantan di seberang lautan terlihat, tapi upil di ujung idung gak keliatan”. Sibuk sama temen yang ada di dalem jaringan kabel optik. Tapi temen yang ada di seberang meja tampak invisible. Transparan. Wkwkwkw.

4. Nggak Napak

Ini subjudul agak spooky yak? Bukan sejenis Mba Kunti sik, tapi gini. Medsos sering bikin saya ngerasa gak ada di momen saat ini. Di detik ini. Bikin pikiran kesana-kemari antara masa lalu dan masa depan. Beuh, berat nih bahasan. Jadinya saya kehilangan momen yang harusnya betul-betul dinikmati. Misal, siapa nih yang suka makan sambil buka gadget? saya! Siapa yang suka dalam perjalanan di bis/kereta maenan ponsel? Saya! Siapa yang lagi pup juga sambil liat YouTube di hape? Saya jugak!

Padahal, ada makanan enak yang bisa saya nikmati sepenuhnya dan meresapi rasanya. Ada pemandangan dan banyak sekali yang bisa dilihat saat melakukan perjalanan, dan ada sensasi lega-lega enak gimanaaa gitu saat pup. Itu semua skip gara-gara apa? Gara-gara medsos? Temen-temen medsos? *Cinta verso medsos mulai ditampar Rangga kayaknya.

5. Ngabisin Duit

Saya pernah bela-belain banget beli kuota cuman buat chatting dan gak pengen ketinggalan obrolan gak penting. Kata “gak penting” tentu aja gak kerasa saat beli kuota. Nyadarnya saat kuota abis, duit ilang, dan lalu gak dapet apa-apa cuman keriangan yang sejenak aja udah menguap lagi.

Tapi, balik lagi. Ini bukan salah “wabah medsos”. Gejala-gejala pesakitan di atas itu sebetulnya bisa dihindari. Yaaa, layaknya penyakit pasti ada suplemen yang bisa bikin saya terhindar dari potensi jadi pesakitan. Semacam imunisasi medsos. Daan yang paling gampang dilakukan adalah: matikan WiFi, shutting down ponsel, dan nikmati hidup sepenuhnya. Tul gak?

#30DaysWritingChallange

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s