Tentang Saya, Pengalaman Membaca Semasa Kecil, dan Gerakan #BukuBerkaki

Sejak kecil saya memang suka membaca. Ibu biasa membelikan berbagai macam buku, dimulai dari majalah anak-anak, komik, atau buku dongeng.

Di rumah, kebetulan kakek, nenek, dan tante saya juga suka membaca. Dari situlah, jika kebetulan buku saya telah habis dibaca, saya jadi terbiasa membaca buku apa saja yang ada di rumah. Buku yang sebenarnya kurang sesuai dengan usia saya.

Sejak Sekolah Dasar, saya sudah rajin membaca cerpen di majalah remaja. Sejak kecil saya sudah menikmati membaca puisi karena kakek memiliki beberapa buku koleksi Jalaludin Rumi. Atau bagaimana saya begitu tertarik dengan buku mengenai segitiga bermuda. Bahwa sejak kecil, ternyata saya sudah menggemari novel horor.

Bukan berarti karena itu saya jadi tidak suka membaca buku anak-anak. Saya masih tetap meminta pada ibu untuk dibelikan majalah Bobo, komik Donald Bebek, dan beberapa dongeng anak lainnya.

Di daerah tempat saya tinggal, belum pernah ada tempat yang menyewakan bahan bacaan. Baru ketika SMA, ada tempat yang menjual dan menyewakan berbagai macam buku. Dari mulai komik, novel, majalah, dan lain-lain.

Di situlah lalu saya mulai gemar mengkoleksi komik. Komik yang koleksi waktu itu adalah serial Detective Conan. Kisah seru si Detective yang berubah dari wujud anak SMA menjadi anak kecil itu masih saya nikmati sampai sekarang.

Maka dari itulah, saya sangat tertarik ketika membaca artikel Butterbee, mengenai mimpinya untuk bisa melakukan sesuatu dengan #NgamenBuatBangsa dan #Ruang baca.

Untuk #RuangBaca sendiri, karena ternyata nama itu telah dipakai terlebih dahulu oleh pihak lain, maka atas kesepakatan bersama diubah menjadi #BukuBerkaki.

Kenapa harus #BukuBerkaki? Karena dalam harapan kami, rencananya, untuk penyaluran semua buku bacaan ini akan dilakukan dari satu panti ke panti lain.

Di luar sana, saya percaya, banyak juga anak yang gemar membaca buku tapi terhalang oleh sarana yang mungkin hampir tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, #BukuBerkaki ingin sekali menyediakan sarana berupa buku bacaan yang sesuai dengan minat dan usia si pembacanya.

Saya dan beberapa krucil yang lain (@shelvywaseso, @alfakurnia, @novelyzius, @andiana, @jenkplanet), menerima sumbangan dalam bentuk buku, uang, dan tenaga untuk bersama-sama menemani anak-anak di panti kelak. Kita bisa mendongeng bersama atau mengajak mereka bermain sambil belajar.

Sumbangan dalam bentuk buku bisa berupa dongeng cerita anak, majalah, komik, novel teenlet untuk yang berusia sampai 17 tahun, atau bahkan buku pelajaran dan semua buku ilmu pengetahuan.

Untuk sumbangan dalam bentuk buku, bisa dialamatkan ke :

Ria Soraya Komp. Graha Asri Sektor Lavender Jl. Ciherang Timur Blok. SS No. 6 Simpangan – Cikarang

Dan untuk sumbangan berupa uang bisa melalui nomor rekening :

CIMB Niaga Syariah 520 – 010- 938 – 7116 Atas nama : Diana Siti Khadijah

Semoga semua niat baik tidak berhenti sampai di niat saja 🙂

Semoga selalu ada jalan untuk mewujudkannya. Amin 🙂

Jadi, apa kenanganmu dengan buku semasa kecil 🙂

*Ditulis oleh Ria Soraya dengan nama pena Capella di ngerumpi.com pada tanggal 30 September 2011*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s